hari itu datang, ketika kamu Lula
memutuskan untuk menikahi saya, sahabatmu sendiri selama 13 tahun terakhir ini.
19 Mei 2012, kebahagiaan di sore yang cerah yang tak terbendung lagi.
matahari, awan-awan serta langit biru ikut merayakan kebahagiaan kita, kebahagiaan massal yang bagi setiap keluarga besar dan kawan-kawan terdekat kita. kebahagiaan kolektif.
kamu Lula, pemberhentian terakhir saya.
pada keseharian saya, dan pada setiap rambut yang tertinggal di alas kepala tempat kita menjalin canda.
semoga ini bukan hanya sementara, semoga ini sampai anak cucu dan cicit kita.
sampai kita dewasa bersama, sampai renta menjemput kita.
untuk syahrul mulia, suami dan sahabat sampai mati.
.:t
Tampilkan postingan dengan label little notes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label little notes. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 05 Januari 2013
Kamis, 26 Juli 2012
Senin, 03 Januari 2011
Kamis, 23 Desember 2010
#16 : i'm lost
mendung beringsut pelan
ketika laut mulai membenamkan matahari
yang bersinar tipis senja ini
mendung mengalah
pada camar yang berarak dari arah barat daya
dengan nyanyian berbau kulit kumang
"langit terlalu indah untuk jadi kelabu," sahutnya
lalu laut meminta ombak untuk pecah pelan pelan
pada tumpukan karang di pinggir pantai
dan disaat seperti ini
saya kembali kehilangan gravitasi
ketika laut mulai membenamkan matahari
yang bersinar tipis senja ini
mendung mengalah
pada camar yang berarak dari arah barat daya
dengan nyanyian berbau kulit kumang
"langit terlalu indah untuk jadi kelabu," sahutnya
lalu laut meminta ombak untuk pecah pelan pelan
pada tumpukan karang di pinggir pantai
dan disaat seperti ini
saya kembali kehilangan gravitasi
Senin, 20 Desember 2010
Minggu, 19 Desember 2010
#13 : tell me everything
let me come in to your dream
so we can share the night with every tale
about the man
who first landed on the moon
who flies the plane the first time
about the band and the night sugar
the scar and the lonely star
the mountain and the subway train
so we can share the night with every tale
about the man
who first landed on the moon
who flies the plane the first time
about the band and the night sugar
the scar and the lonely star
the mountain and the subway train
Kamis, 16 Desember 2010
#12 : di pematang sawah
masih di sore yang sama
pada perjalanan pulang
menyusuri jalan setapak
pada bidang pematang sawah
dengan telapak kaki yang telanjang
dan jari jari tangan yang sesekali
menyentuh pucuk ilalang
hanya di sore seperti ini
saya kehilangan gravitasi
pada perjalanan pulang
menyusuri jalan setapak
pada bidang pematang sawah
dengan telapak kaki yang telanjang
dan jari jari tangan yang sesekali
menyentuh pucuk ilalang
hanya di sore seperti ini
saya kehilangan gravitasi
Senin, 13 Desember 2010
#10 : pulang
pulang
meninggalkan sahabat
meninggalkan teman
kembali pada keluarganya di lautan
bosan tinggal di akuarium
bosan sampai menggunung
bosan cari makan sendiri
bingung
bingung mendengengung mengaung ngaung
sampai besok
di lautan,
sahutnya..
meninggalkan sahabat
meninggalkan teman
kembali pada keluarganya di lautan
bosan tinggal di akuarium
bosan sampai menggunung
bosan cari makan sendiri
bingung
bingung mendengengung mengaung ngaung
sampai besok
di lautan,
sahutnya..
Minggu, 12 Desember 2010
#9 : bertemu mimpi
hey, bermimpi itu masih saja indah
walau tak tergapai
karena tubuh yang mulai renta
yang lelah menyisir satu persatu
jalanan yang juga mulai keriput
hey, bermimpilah pelan pelan
karena neptunus selalu bilang
tentang karang pada lautan luas
dengan kayak pun pasti bisa digapai
hey, bermimpilah setiap hari
karena apalah mati
jika hidup tanpa mimpi mimpi
walau tak tergapai
karena tubuh yang mulai renta
yang lelah menyisir satu persatu
jalanan yang juga mulai keriput
hey, bermimpilah pelan pelan
karena neptunus selalu bilang
tentang karang pada lautan luas
dengan kayak pun pasti bisa digapai
hey, bermimpilah setiap hari
karena apalah mati
jika hidup tanpa mimpi mimpi
Rabu, 08 Desember 2010
#8 : km 18
sebuah perjalanan
20 kilometer per jam saja
cerah, dengan awan yang berarak
menuju barat daya
yang setia merubah dirinya
dari kelabang
hingga babi hutan
lalu bunglon
lalu sesat
lalu tak berguna
20 kilometer per jam saja
cerah, dengan awan yang berarak
menuju barat daya
yang setia merubah dirinya
dari kelabang
hingga babi hutan
lalu bunglon
lalu sesat
lalu tak berguna
Senin, 06 Desember 2010
#7 : ulang tahun Bulan
Bulan tersenyum lebar
usianya bertambah satu hari ini
dua puluh tujuh
dengan pita pita warna ungu
dan gelas plastik soda limun
pada setiap senyum ragu para tamu
ya, namanya Bulan
gadis lugu dan pemalu
usianya bertambah satu hari ini
dua puluh tujuh
dengan pita pita warna ungu
dan gelas plastik soda limun
pada setiap senyum ragu para tamu
ya, namanya Bulan
gadis lugu dan pemalu
#6 : saya dan sepatu merah

masih di tanah yang sama
dengan sepatu merah
yang hampir menganga
dimakan puluhan usia
lalu saya berjalan pelan
karena genangan air di belakang
terlalu keruh walau hanya berkaca di atasnya
lalu saya berjalan pelan
karena lautan luas di depan sana
terlalu indah untuk sekedar didengar saja
*picture taken by bathsebha
Sabtu, 04 Desember 2010
#5 : Tenggara dan Utara
Tenggara hanya datang hari ini saja
belum tentu besok
belum tentu lusa
Tenggara yang bersahaja
dengan jeans robek
serta kaus bergaris horizontal
dan kacamata kasual
Tenggara yang amat pintar
besok dia pergi
dengan buah luka untuk Utara.
belum tentu besok
belum tentu lusa
Tenggara yang bersahaja
dengan jeans robek
serta kaus bergaris horizontal
dan kacamata kasual
Tenggara yang amat pintar
besok dia pergi
dengan buah luka untuk Utara.
Kamis, 02 Desember 2010
#4: selamat datang
akhirnya
sampai juga kamu di sini,
sedikit memang
tapi tetap saja hangat
di pojokan pelupuk mata
dan yang paling penting
saya tidak perlu menjadi julia.
sampai juga kamu di sini,
sedikit memang
tapi tetap saja hangat
di pojokan pelupuk mata
dan yang paling penting
saya tidak perlu menjadi julia.
Selasa, 30 November 2010
#3 : desember
hari pertama desember
dengan hujan yang masih saja
menjatuhkan dirinya pada genting
pada pipa
pada kerikil tengah jalan
dan Tatiana tertegun
pada bayangan dari cangkir teh hijau panas
di sebuah beranda
dengan padang rumput menghampar
sebelum lautan luas
hari ini indah,
seindah rusa-rusa yang berlarian diujung sana
bisiknya pelan.
dengan hujan yang masih saja
menjatuhkan dirinya pada genting
pada pipa
pada kerikil tengah jalan
dan Tatiana tertegun
pada bayangan dari cangkir teh hijau panas
di sebuah beranda
dengan padang rumput menghampar
sebelum lautan luas
hari ini indah,
seindah rusa-rusa yang berlarian diujung sana
bisiknya pelan.
Senin, 29 November 2010
#2 : saya dan balon udara
lalu kita berkejaran
pada rintik embun yang kian menembus siang
saya dan gerombolan balon udara
dengan sehelai pita yang bergantung setia
lalu kita bersahutan
berbicara tentang pepohonan
yang daunnya menunduk pada setiap sapaan hujan
seraya mengiyakan atas apa yang kita lakukan
saya dan gerombolan balon udara
sampai petang menjelang
antara hutan dan savana di utara.
pada rintik embun yang kian menembus siang
saya dan gerombolan balon udara
dengan sehelai pita yang bergantung setia
lalu kita bersahutan
berbicara tentang pepohonan
yang daunnya menunduk pada setiap sapaan hujan
seraya mengiyakan atas apa yang kita lakukan
saya dan gerombolan balon udara
sampai petang menjelang
antara hutan dan savana di utara.
#1 : hari satu
pelangi menyapa lewat daun pintu
sebelah jendela bertirai bambu
kemarin
pelangi menyapa lewat buku
sebelah gula gula berteman semut
pagi tadi
pelangi menyapa lewat sepatu
yang menapak pada ujung batu batu
besok
iya besok
katamu.
sebelah jendela bertirai bambu
kemarin
pelangi menyapa lewat buku
sebelah gula gula berteman semut
pagi tadi
pelangi menyapa lewat sepatu
yang menapak pada ujung batu batu
besok
iya besok
katamu.
Jumat, 05 November 2010
Langganan:
Postingan (Atom)

